Merencanakan Konten Blog, Perlukah?

4 komentar
Konten [Tampil]

Seorang blogger pastilah harus rajin update tulisan di blog. Merencanakan konten blog menjadi salah satu cara agar tetap konsisten update. Ga seru juga kan kalo ngaku-ngaku blogger, tapi postingan terakhir berbulan-buan yang lalu. Horor ini mah. Personal brandingnya juga berantakan. 

Tapi terkadang, keinginan untuk konsisten nulis di blog terhalang oleh masalah "kehabisan ide". Ini mah masalah semua penulis di dunia. Ketika semangat mau nulis konten, malah berakhir menatap kursor yang kedap kedip di layar monitor. Nulis sebaris, hapus. Nulis lagi, hapus lagi. Dan setelah berjam-jam, layar monitor masih bersih tanpa coretan.

Jadi, gimana caranya biar kita konsisten update tulisan di blog? Gimana biar "kehabisan ide" jauh-jauh dari kita? Salah satu caranya adalah dengan membuat Content Plan. 

merencanakan konten blog

Merencanakan Konten Blog dengan Content Plan

Dari namanya mungkin udah kebayang maksud dari content plan ini. Content plan adalah merencanakan konten atau artikel yang akan kita tulis di blog. Perencanaan ini bisa dilakukan untuk jangka waktu harian, mingguan, bulanan bahkan tahunan. Tergantung kita maunya seperti apa.

Apa saja manfaat dari membuat content plan ini?

1. Menjaga Semangat untuk "Terus Update"

Dalam content plan, kita sudah membuat rencana apa saja konten yang akan ditulis untuk blog. Jadi, ketika kamu ingin update, kamu cukup melihat content plan yang telah ditulis. Adanya target-target membuat kita lebih bersemangat dalam nge-blog

2. Menyimpan Ide

Ide terkadang datang tiba-tiba dan tak terduga. Bisa saja kamu mendapatkan ide saat makan, berjalan kaki, mencuci piring atau bahkan saat menonton drama korea. Nah, ide-ide yang berdatangan ini akan hilang jika tak segera dituliskan.

Content plan membantumu untuk menyimpan ide-ide tersebut. Kamu tinggal menuliskan ide yang ada, lalu membuat gambaran konten yang akan disajikan. Dijamin deh, kamu ga akan kehabisan ide untuk menulis jika telaten dalam membuat content plan.

3. Postingan Lebih Terarah

Saat menulis postingan, tak jarang postingan kita melenceng kemana-mana. Niatnya mau bahas A, malah melenceng sampe C. Bahkan kita sampe heran sendiri, kok bisa ya tulisannya jadi melenceng jauh (hehehe).

Saat merencanakan konten blog, kita juga merencanakan apa saja sub-topik yang akan dibahas. Sehingga, tulisanmu juga jadi lebih terarah dan ga ngalor ngidul

4. Hemat Waktu

Pernahkah kamu membandingkan waktu yang digunakan dalam membuat postingan yang spontan dan postingan terencana? Mana yang membutuhkan waktu lebih lama?

Biasanya, ketika kita ingin menulis konten baru tanpa rencana, kita akan membutuhkan waktu yang relatif lama. Dimulai dari menentuan topik tulisan, riset hingga menyiapkan printilan postingan seperti gambar dan infografis. Kita akan membutuhkan banyak waktu untuk mengulik-ngulik topik tulisan yang menarik dan bisa kita pahami.Terkadang, kita sudah mulai menulis, namun malah berhenti di tengah jalan karena tidak sreg dengan tulisan yang dibuat.

Jika postingan kamu sudah direncanakan, maka kamu bisa menghemat waktu dalam menentukan tema. Kamu tinggal melakukan riset serta menyiapkan grafik yang mendukung.

Content Plan MbaKrib di 2021

blogging mbakrib di 2021

Untuk tahun 2021, MbaKrib merencanakan beberapa hal dalam blogging. Ga muluk-muluk sih yang penting adalah konsisten ngeblog dengan target minimal 2 postingan per minggu. Bagi MbaKrib sih ini hal yang ga mudah. 1 postingan aja kadang ngos-ngosan. Tapi kita ga boleh kalah dengan rasa capek dan malas kan?

Konsisten ngeblog ini juga dibarengi dengan peningkatan kualitas tulisan. Agar pembaca makin nyaman membaca artikel yang ditulis di blog ini. Untuk itu MbaKrib juga merencanakan untuk ikut event lomba blog minimal 3x di tahun 2021. Bukan untuk ngejar hadiahnya, tapi dengan ikut lomba blog kita jadi bisa menulis berbagai macam hal serta mengetahui kualitas tulisan orang lain yang membahas topik yang sama. Melihat tulisan-tulisan yang lebih bagus dari kita, akan membantu untuk mengetahui apa yang menjadi kekurangan kita dalam menulis.

Mbakrib juga merencanakan untuk lebih rajin lagi membagikan tautan artikel di sosial media yang MbaKrib punya. Agar makin banyak yang berkunjung dan mebaca tulisan di blog ini.

Content Planning Seminggu

Selain membuat rencana target blogging untuk tahun 2021, di akhir tahun ini coach Blogspedia yaitu Mba Marita Ningtyas meminta kami membuat content plan untuk tulisan selama 1 minggu ke depan. Dan berikut content plan mbakrib
content plan mbakrib

Membuat content plan satu minggu ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Hal pertama yang terpikirkan adalah apa aja topik yang bakal ditulis. Karena selama inikan nulisnya lebih sering spontan serta mengerjakan tugas. Kalau ada ide langsung aja ditulis. Ga kenal lah mbakrib dengan yang namanya content plan.

Tapi, setelah belajar content plan, MbaKrib jadi nyadar ternyata content plan ini memang harus banget dikerjain. Agar kita ga tersesat dan kehilangan arah untuk update konten di blog. Setelah perenungan panjang dan menimbang kesiapan baha untuk tulisan, lahirlah 7 materi yang akan menjadi konten untuk satu minggu ke depan. Semoga aja semua rencana ini dapat direalisasikan dengan baik.

Memang berat awalnya untuk merubah kebiasaan dari yang serba spontan menjadi terencana. Tapi, hal ga baik ga boleh diteruskan kalau kita memang ingin jadi lebih baik. 

Setelah baca tulisan ini, menurut kamu seberapa penting merencanakan konten blog, Tems? Kamu udah pernah bikin content plan ga? Share pengalaman kamu di kolom komentar ya...

 

Febrina
Hai, aku Febrina. Selamat menjelajah di ruang ceritaku

Related Posts

4 komentar

  1. Seru nih blog plannya, ditunggu eksekusi artikelnya mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga semua rencana bisa dieksekusi mba..

      Hapus
  2. kadang aku juga ada waktunya bingung mau nulis apa. Sudah ada tema pun masih bingung lagi wwkwkkw
    semoga bisa terlaksana ya kak
    semangat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kebingungan memang jadi salah satu teman setia kita ya mba..

      Hapus

Posting Komentar